
Sepuluh tahun yang lalu, September merupakan bulan duka di mana pemutaran film dan peringatan memori G 30 S PKI dilancarkan oleh Pemerintah Orde Baru untuk membangun kebencian masyarakat pada komunisme dan Marxis.
Di era keterbukaan ini perlu direfleksikan kembali apa yang ada sesungguhnya di balik peristiwa G 30 S PKI. Pembantaian para jendral oleh PKI disinyalir akan menggantikan Negara ini menjadi Negara komunis dan menggulingkan Pancasila untuk diganti dengan “ajaran kiri”. Lebih dari tiga puluh tahun kebencian terhadap komunis dan sensifitas kepemilikan Pancasila oleh masyarakat menggelapkan kondisi yang ada.